Friday, 25 December 2009

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. 'Bolehkah saya masuk?' tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, 'Maafkanlah, ayahku sedang demam', kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, 'Siapakah itu wahai anakku?'
'Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,' tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.

Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

'Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia.
Dialah malaikatul maut,' kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.

Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

'Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?', tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.
'Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.
'Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,' kata Jibril.
Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. 'Engkau tidak senang mendengar khabar ini?', tanya Jibril lagi.
'Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?'
'Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat
Muhammad telah berada di dalamnya,' kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik.

Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. 'Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.'
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

'Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?'
Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
'Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,' kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.

'Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.'
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segera mendekatkan telinganya. 'Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku'
'peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.'


Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

'Ummatii,ummatii,ummatiii?' - 'Umatku, umatku, umatku'
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

A blind Boy .....

Something to share…

True…

A blind boy sat on the steps of a building with a hat by his feet. He held up a sign which said: 'I am blind, please help.' There were only a few coins in the hat.

A man was walking by. He took a few coins from his pocket and dropped them into the hat. He then took the sign, turned it around, and wrote some words. He put the sign back so that everyone who walked by would see the new words.

Soon the hat began to fill up. A lot more people were giving money to the blind boy. That afternoon the man who had changed the sign came to see how things were. The boy recognized his footsteps and asked, 'Were you the one who changed my sign this morning? What did you write?'

The man said, 'I only wrote the truth. I said what you said but in a different way.'
What he had written was: 'Today is a beautiful day and I cannot see it.'

Do you think the first sign and the second sign were saying the same thing?

Of course both signs told people the boy was blind. But the first sign simply said the boy was blind. The second sign told people they were so lucky that they were not blind. Should we be surprised that the second sign was more effective?

Moral of the Story: Be thankful for what you have. Be creative. Be innovative. Think differently and positively.

Invite others towards good with wisdom. Live life with no excuse and love with no regrets. When life gives you a 100 reasons to cry, show life that you have 1000 reasons to smile. Face your past without regret. Handle your present with confidence. Prepare for the future without fear. Keep the faith and drop the fear.

Great men say, 'Life has to be an incessant process of repair and reconstruction, of discarding evil and developing goodness…. In the journey of life, if you want to travel without fear, you must have the ticket of a good conscience.'

The most beautiful thing is to see a person smiling…
And even more beautiful is, knowing that you are the reason behind it!!!



DAD - BABY RACHEL - MOM



Beautiful poem written by

a Father to save his Daughter !!!

Do read it once.............I am sure you won't be left untouched by the words ...
The last stanza, after reading from the beginning, suddenly slows down the heart-beats....




A sad Dad's poem...
This is a beautiful poem. There is an appeal from a Zimbabwean
couple at the bottom of message, not asking for anything more
than that you hand the poem on.
The husband wrote the poem.



TO MY CHILD
Just for this morning, I am going to
smile when I see your face and laugh
when I feel like crying.


Just for this morning, I will let you
choose what you want to wear,
and smile and say how perfect it is.


Just for this morning, I am going to step
over the laundry and pick you up and take you to
the park to play..


Just for this morning, I will leave the
dishes in the sink, and let you teach me how to put
that puzzle of yours together.


Just for this afternoon, I will unplug
the telephone and keep the computer off, and sit with
you in the backyard and blow bubbles.


Just for this afternoon, I will not yell
once, not even a tiny grumble when you scream and
whine for the ice cream truck, and I will buy you one
if he comes by.


Just for this afternoon, I won't worry
about what you are going to be when you grow up, or
second guess every decision I have made where you are
concerned.


Just for this afternoon, I will let you
help me bake cookies, and I won't stand over you
trying to fix them.


Just for this afternoon, I will take us
to McDonald's and buy us both a Happy Meal so you can
have both toys.


Just for this evening, I will hold you in
my arms and tell you a story about how you were
born and how much I love you.


Just for this evening, I will let you
splash in the tub and not get angry..


Just for this evening, I will let you
stay up late while we sit on the porch and count all the stars.


Just for this evening, I will snuggle
beside you for hours, and miss my favourite TV shows.


Just for this evening when I run my
finger through your hair as you pray, I will simply be
grateful that God has given me the greatest gift ever given.


I will think about the mothers and
fathers who are searching for their missing children, the
mothers and fathers who are visiting their children's
graves instead of their bedrooms. The mothers
and fathers who are in hospital rooms
watching their children suffer senselessly and screaming
inside that little body
And when I kiss you goodnight I will hold
you a little tighter, a little longer. It is then,
that I will thank God for you, and ask him for
nothing, except one more day...............

Hi! I am a 29-year-old father.


My wife and I have had a wonderful life together.

God blessed us with a child too.

Our daughter's name is Rachel and she is 10 months old.

Not long ago did the doctors detect brain cancer in her little body.

Mummy .....Siapa antara kamu sayang emak kamu

RENUNGKAN BERSAMA...................................

Bila seronok, aku cari....pasanganku
-Bila sedih, aku cari....Mak
-Bila berjaya, aku ceritakan pada....pasanganku
-Bila gagal, aku ceritakan pada....Mak
-Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku
-Bila berduka, aku peluk erat....Emakku
-Bila nak bercuti, aku bawa....pasanganku
-Bila sibuk, aku hantar anak ke rumah....Mak
-Bila sambut valentine.. Aku bagi hadiah pada pasanganku
-Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"
-Selalu.. aku ingat pasanganku
-Selalu.. Mak ingat kat aku
-Bila-bila.. . aku akan talipon pasanganku
-Entah bila... aku nak talipon Mak
-Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku
-Entah bila... aku nak belikan hadiah untuk Emak
-Renungkan:
-"Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja...
-bolehkah kau kirim wang untuk Mak?
-Mak bukan nak banyak... lima puluh ringgit sebulan pun cukuplah".

-Berderai air mata jika kita mendengarnya. .......

-Tapi kalau Mak sudah tiada....... ...
-MAKKKKK...RINDU MAK.... RINDU SANGAT....

-Berapa ramai yang sanggup menyuapkan ibunya....
-berapa ramai yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
-berapa ramai yang sanggup. mengantikan lampin ibunya.....
-berapa ramai yang sanggup..... membersihkan najis ibunya...... .
-berapa ramai yang sanggup..... .. membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya....
-berapa ramai yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....

-Dan akhir sekali berapa ramai yang sembahyang JENAZAH ibunya......
-"Jika kamu menyayangi ibumu, "forward"kanlah Email ini kepada sahabat- sahabat anda.

Sama-samalah kita menghayatinya ...........

Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil
berkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan...

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya...

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka..

Thursday, 17 September 2009

Pendek tapi bermakna

Pendek ja statement ni..tapi banyak makna dlm diri kita.
Bila Allah cepat makbulkan Doamu, Maka DIA Menyayangimu,
Bila DIA Lambat Makbulkan doamu, Maka DIA Ingin Mengujimu,
Bila DIA Tidak Makbulkan Doamu, Maka Dia Merancang Sesuatu Yang lebih Baik Untukmu.
Oleh itu, Sentiasalah Bersangka Baik Pada ALLAH Dalam Apa Jua Keadaan Pun... Kerana Kasih sayang ALLAH Itu Mendahului KemurkaanNya.

Ambillah sedikit masa dan anda sudah pasti memberi keceriaan kepada seseorang atau mungkin mengubah hidup mereka kepada yang lebih baik, InsyaALLAH

Sunday, 6 September 2009

Beautiful Hadith (Hadis yang Menarik)

A Beautiful Hadith Hadis yang Menarik Rasulullah (Sallallahu alaihi wasallam) said: 'When a man dies and his relatives are busy in funeral, there stands an extremely handsome man by his head. When the dead body is shrouded, that man gets in between the shroud and the chest of the deceased.. Rasulullah (Sallallahu alaihi wasallam) bersabda : 'Bila seseorang lelaki itu mati dan saudaranya sibuk dengan pengebumiannya, berdiri lelaki yang betul-betul kacak di bahagian kepalanya. Bila mayatnya dikapan, lelaki itu berada di antara kain kapan dan si mati.

Selepas pengebumian, semua orang pulang ke rumah, 2 malaikat Mungkar dan Nakir, datang dalam kubur dan cuba memisahkan lelaki kacak ini supaya mereka boleh menyoal lelaki yang telah meninggal itu seorang diri mengenai ketaatannya kepada Allah. Tapi lelaki kacak itu berkata,
Dia adalah temanku, dia adalah kawanku. Aku takkan meninggalkannya seorang diri walau apa pun. Jika kamu ditetapkan untuk menyoal, lakukanlah tugasmu. Aku tidak boleh meninggalkannya sehingga aku dapati dia dimasukkan ke dalam Syurga.'

Thereafter he turns to his dead companion and says, 'I am the Qur'an, which you used to read, sometimes in a loud voice and sometimes in a low voice. Do not worry. After the interrogation of Munkar and Naker, you will have no grief.'
Selepas itu dia berpaling pada temannya yang meninggal dan berkata,'Aku adalah Al-Quran, yang mana kamu membacanya, kadang-kadang dengan suara yang nyaring dan kadang-kadang dengan suara yang perlahan. Jangan bim ban g. Selepas soal siasat dari Mungkar dan Nakir, kamu tidak akan bersedih.'

When the interrogation is over, the handsome man arranges for him from Al-Mala'ul A'laa (the angels in Heaven) silk bedding filled with musk. Selepas soal siasat selesai, lelaki kacak mengatur untuknya daripada Al-Mala'ul A'laa (malaikat dalam Syurga) tempat tidur dari sutera yang dipenuhi bauan kesturi

Rasulullah (Sallallahu alaihi wasallam) said: 'On the Day of Judgement, before Allah, no other Intercessor will have a greater status than the Qur'an, neither a Prophet nor an angel.'
Rasulullah (Sallallahu alaihi wasallam) bersabda :'Di hari pengadilan, di hadapan Allah, tiada syafaat yang lebih baik darjatnya daripada Quran, mahupun dari nabi atau malaikat.'

Please keep forwarding this 'Hadith' to all ....because

Sila sebarkan Hadis ini kepada semua ........kerana


Rasu lullah (Sallallahu alaihi wasallam) said:
'Pass on knowledge from me even if it is only one verse'.
'Sampaikan pengetahuan dari ku walaupun hanya satu ayat.'

May Allah bestow this favour on all of us.